Tampilkan postingan dengan label Penyakit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penyakit. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 Desember 2010

Atasi HIV/ Aids dengan Cara Islam, Bukan Liberal

SATU Desember sudah sejak tahun 1998 diperingati sebagai Hari AIDS Sedunia. Peringatan Hari AIDS Sedunia berawal dari Pertemuan Puncak Menteri-menteri Kesehatan dari 148 negara yang tergabung dalam WHO untuk Program Pencegahan AIDS pada 1 Desember 1988 di London, Inggris.


Tahun ini, di Tanah Air Hari AIDS Sedunia juga diperingati di sejumlah daerah dengan berbagai aksi. Di Semarang, misalnya, sejumlah unjuk rasa digelar. Mereka berharap masyarakat mewaspadai bahaya AIDS dan tak mengucilkan para penderita. Di Madiun Komite Penanggulangan AIDS (KPA) serta LSM Bambu Nusantara Madiun melakukan aksi bagi-bagi bunga, leaflet dan stiker ke pengguna jalan di kota dan kabupaten. Di Jawa Barat Peringatan Hari AIDS Sedunia dipusatkan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), yang dihadiri para wakil pemerintah kota/kabupaten serta lembaga swadaya masyarakat (Detik.com, 1/12).


Sampai sekarang, AIDS masih menempati peringkat keempat penyebab kematian terbesar di dunia. Menurut WHO (2009) jumlah penderita HIV/AIDS sebanyak 33,4 juta jiwa di seluruh dunia. Di Indonesia, kasus HIV/AIDS ditemukan pertama kali tahun 1986 di Bali. Departemen Kesehatan RI memperkirakan, 19 juta orang saat ini berada pada risiko terinfeksi HIV. Adapun berdasarkan data Yayasan AIDS Indonesia (YAI), jumlah penderita HIV/AIDS di seluruh Indonesia per Maret 2009, mencapai 23.632 orang. Dari jumlah itu, sekitar 53 persen terjadi pada kelompok usia 20-29 tahun, disusul dengan kelompok usia 30-39 tahun sekitar 27 persen.


Adapun berdasarkan cara penularan, 75 hingga 85 persen HIV/AIDS ditularkan melalui hubungan seks, 5-10 persen melalui homoseksual, 5-10 persen akibat alat suntik yang tercemar terutama pengguna narkoba jarum suntik dan 3-5 persen tertular lewat transfusi darah.



Sabtu, 11 Desember 2010

I M S

Pengertian dan Gejala Umum IMS





Infeksi Menular Seksual atau disingkat IMS adalah infeksi pada alat reproduksi atau alat kelamin yang diakibatkan oleh hubungan seksual



Apa bedanya IMS dengan PMS atau Penyakit Kelamin

  • IMS lebih luas artinya, karena tidak terbatas pada penyakit-penyakit kelamin saja, tetapi juga infeksi alat reproduksi yang menular lewat hubungan seksual. Artinya semua penyakit yang menular melalui hubungan seksual meski gejalanya tidak muncul di alat kelamin di sebut IMS

  • PMS sering merujuk pada gejala di alat kelamin, tetapi IMS lebih merujuk pada cara penularan melalui seks, sementara gejalanya tidak harus di alat kelamin, misalnya Hepatitis. Gejala IMS bisa muncul antara lain di alat penglihatan, mulut, saluran pencernaan, hati, otak dan bagian tubuh lainnya.

  • Seseorang yang sakit belum tentu karena terinfeksi, tetapi semua jenis infeksi sudah pasti merupakan penyakit/sakit